X termasuk sedikit platform yang URL-nya benar-benar jadi link kalau kamu ketik di teks bio. Instagram tidak begitu. Jadi di X pertanyaannya tidak pernah soal bisa atau tidak menaruh link. Pertanyaannya: berapa link yang sanggup kamu bayar.
Ada tiga tempat yang menerima link: kolom Website, teks bio, dan post yang di-pin. Dua di antaranya menagih kamu untuk itu. Di bawah ini biaya masing-masing, apa yang dilakukan kalau satu tujuan tidak cukup, dan cara tahu apakah ada yang benar-benar mengetuknya.
Berapa biaya tiap slot link
Kolom Website adalah yang muncul dengan ikon rantai kecil di bawah bio, di sebelah lokasi dan bulan kamu bergabung. Isinya satu URL, muat sekitar 100 karakter, dan tidak mengambil apa pun dari bio. Slot inilah yang dicari pengunjung, dan slot ini gratis.
Teks bio juga menerima link. Username, hashtag, dan URL sama-sama aktif, jadi situskamu.com/toko akan berfungsi kalau diketik di situ. Biayanya karakter: URL tadi baru saja menghabiskan 17 dari 160 yang kamu punya, dan yang kedua membawa angkanya mendekati 40. Kamu membayar tujuan-tujuan itu dengan kalimat yang menjelaskan kamu ngapain, padahal kalimat itu yang menentukan orang mau mengetuk apa pun atau tidak.
X sempat punya Expanded Bio, bagian profil yang lebih panjang, bisa diformat, dan menampung link tambahan. Fitur itu dicabut pada awal 2026, jadi panduan yang ditulis berdasarkan fitur tersebut tidak lagi menggambarkan profilmu sekarang. Hari ini isinya satu kolom Website dan satu post yang di-pin.
Di mana link profil berada
Di aplikasi HP:
- Ketuk foto profilmu, lalu Profile.
- Ketuk Edit profile.
- Tempel URL ke kolom Website.
- Ketuk Save.
Tempel bentuk lengkapnya dengan https:// di depan. Kalau cuma domain, kadang tersimpan tapi tidak berubah jadi link, dan kamu baru sadar setelah ada yang memberi tahu.
Di web jalurnya sama dari x.com: buka profil, klik Edit profile, isi kolom Website, simpan. Setelah itu refresh profilmu sendiri dan ketuk link-nya sekali. Kalau yang terbuka halaman yang salah, berarti URL yang kamu tempel membawa potongan tracking atau kelebihan karakter di ujungnya. Ini sering terjadi saat menyalin dari browser HP.
Kalau satu link tidak cukup
Jadi kamu memang bisa menyelipkan dua sampai tiga link ke dalam bio. Kebanyakan akun sebaiknya tidak, karena daftar tempat yang ingin kamu tuju terus bertambah: newsletter, video yang kamu unggah minggu ini, toko, halaman booking, portofolio, server Discord. Masukkan empat di antaranya ke bio dan tidak ada bio yang tersisa.
Jalan keluarnya, arahkan kolom tunggal itu ke halaman link in bio. Halaman itu menampung semuanya sebagai kartu yang bisa kamu urutkan ulang, sementara URL di profilmu tetap sama selamanya. Ada produk baru hari Kamis, kartunya kamu naikkan ke atas lalu publish. Profilnya tidak disentuh sama sekali.
Bagian terakhir ini lebih penting di X daripada yang orang kira. Mengedit profil itu repot, dan yang repot pasti kamu hindari. URL tetap dengan halaman yang bisa diedit di belakangnya adalah versi yang benar-benar masih kamu urus enam bulan lagi.
Post yang di-pin adalah slot link keduamu
Profilmu punya tempat untuk satu link. Post yang di-pin memberi yang kedua, dan letaknya persis di bawah profil, tempat setiap pengunjung mendarat.
Tulis post yang menjelaskan penawaranmu, taruh link-nya di dalam, lalu pin. X membungkus setiap link di post lewat t.co, jadi URL apa pun berbiaya 23 karakter berapa pun panjangnya. URL panjang berantakan dan URL pendek rapi memakan ruang yang sama di post, tapi keduanya tidak terbaca sama oleh orang yang sedang memutuskan mau mengetuk atau tidak.
Banyak akun juga menaruh link di balasan pertama, bukan di post-nya, dengan alasan post berisi link jangkauannya lebih pendek. Benar atau tidaknya untuk akunmu itu soal diukur, bukan diperdebatkan. Pakai link berbeda di balasan dengan yang ada di bio, lalu bandingkan jumlah kliknya setelah seminggu.
Buat link-nya enak dibaca sebelum ditempel
x.co/a7Kd93 dan linx.ly/newsletter secara teknis sama saja. Tapi cuma satu yang memberi tahu orang asing apa yang akan terjadi berikutnya.
Link pendek berbranding dengan slug buatanmu terbaca seperti kalimat, muat di post, dan tetap masuk akal saat diucapkan di video. Ada satu hal lagi yang tidak bisa diberikan URL mentah: tujuannya bisa kamu ubah nanti. Newsletter pindah platform, kamu edit tujuannya, dan semua tempat yang pernah kamu tempeli link itu tetap jalan, termasuk post yang di-pin dan bahan cetak yang sudah kamu lupakan.
Kalau kamu ketemu orang langsung di acara, link yang sama bisa jadi QR code dari dashboard yang sama, sehingga name tag dan profil menuju satu tujuan dan angkanya berkumpul di satu tempat.
Cari tahu link mana yang membawa trafik
X memberi tahu jumlah impresi post. Ia tidak memberi tahu link mana yang diketuk, orangnya datang dari mana, dan pakai perangkat apa.
Bagian itu datang dari link-nya sendiri. Dengan pelacakan klik kamu melihat negara, perangkat, dan referrer setiap ketukan, jadi pertanyaannya berhenti soal bagaimana algoritma memandang link dan berubah jadi hitungan biasa. Kalau link profil dapat 40 ketukan seminggu dan post yang di-pin dapat 210, yang membawa trafikmu adalah post itu, sedangkan bio cuma formalitas.
Jangan menyimpan satu-satunya jalan ke penawaranmu di dalam balasan. Balasan cepat hilang dari feed, tertumpuk di bawah balasan lain, dan tidak terlihat oleh orang yang membuka profilmu sebulan kemudian. Kolom di profil adalah satu-satunya yang dilihat semua pengunjung.
Cara menyiapkannya
- Daftar di Linxly dan mulai uji coba gratis 7 hari.
- Bangun halaman bio dengan dua atau tiga kartu, mulai dari apa pun yang sedang kamu dorong bulan ini.
- Atur slug jadi
linx.ly/usernamekamusupaya link-nya cocok dengan nama yang sudah orang kenal. - Tempel ke kolom Website di X lalu simpan.
- Pin satu post yang membawa link pendek terpisah, bandingkan keduanya setelah seminggu, dan pertahankan yang lebih baik di bagian atas halaman.
Pertanyaan yang sering muncul
Bisakah menaruh lebih dari satu link di bio X?
X memberi satu kolom Website untuk link profil. Untuk mengarahkan orang ke beberapa tempat, arahkan kolom itu ke halaman link in bio yang menampung sisanya, lalu pakai post yang di-pin sebagai link kedua yang langsung terlihat di bawah profil.
Boleh menaruh link di teks bio X?
Boleh. URL yang diketik di bio keluar sebagai link yang berfungsi, dan ini perbedaan paling terasa antara X dan Instagram. Hanya saja link itu memakan jatah dari 160 karaktermu dan tidak mengisi slot link profil yang berikon rantai. Slot itu cuma datang dari kolom Website di Edit profile.
Apakah link Website dihitung dalam batas 160 karakter?
Tidak. Itu kolom terpisah, jadi URL-nya tidak mengambil karakter dari bio. Ini alasan utama mengeluarkan URL dari teks bio.
Apakah link menurunkan jangkauan post di X?
Ini sering dibahas dan jarang diukur di akun yang paling penting, yaitu akunmu. Minggu ini taruh link di dalam post, minggu depan di balasan pertama, pakai link terlacak yang berbeda untuk keduanya, lalu baca angka kliknya, bukan teorinya.
Bisakah mengubah tujuan link bio tanpa mengedit profil?
Bisa, dan justru itu gunanya menaruh halaman atau link pendek di kolom tersebut. Kamu ubah tujuannya di dashboard dan URL di profil tetap sama persis.
Link-nya sebaiknya mengarah ke mana?
Ke hal yang pertama kamu sebut kalau ada yang bertanya kamu sekarang ngapain. Satu halaman dengan sedikit kartu lebih berguna daripada tumpukan link, dan kartu teratas sebaiknya hal yang akan kamu sebut duluan. Postingan contoh link in bio terbaik menunjukkan sepuluh tata letak yang layak ditiru. Kalau kamu juga ingin link X-mu terlihat di profil lain, menaruh link X di bio Instagram membahas sisi itu.
Ringkasnya
X menerima link di tiga tempat: kolom Website, teks bio, dan post yang di-pin. Hanya kolom Website yang bebas dari jatah 160 karakter, jadi taruh halaman bio atau link pendek berbrandingmu di situ supaya tujuannya bisa diganti tanpa menyentuh profil, simpan link kedua di post yang di-pin, dan biarkan data klik yang menentukan mana di antara keduanya yang layak dipertahankan.