Ubah URL panjang jadi linx.ly/shop. Lihat berapa yang mengklik, dari mana, dan pakai perangkat apa — dan ubah tujuannya kapan saja tanpa mengedit postingan.
Facebook tidak membiarkan link Anda apa adanya. Kliknya ditulis ulang, pratinjaunya dibangun sendiri, dan semuanya dilaporkan sebagai satu angka.
Facebook mengirim klik keluar lewat l.facebook.com dan menambahkan parameter fbclid miliknya. Postingan, grup, komentar tersemat, dan obrolan Messenger masuk ke analitik sebagai referral yang sama. Hanya link pendek terpisah per penempatan yang bisa memisahkannya.
Facebook menyusun kartu dengan membaca tag Open Graph di URL, bukan dari teks yang Anda tulis. Kalau halaman tujuan tidak punya gambar, atau judulnya ditulis untuk orang lain, itulah kartunya. Link Linxly membawa gambar, judul, dan deskripsinya sendiri.
Setelah sebuah postingan dibagikan dan diteruskan, mengeditnya tidak menyentuh salinannya. Ubah tujuan di balik link pendek, dan semua salinan yang beredar ikut mengarah ke tempat baru.
Setelah kartu pratinjau muncul, URL bisa Anda hapus dari badan postingan. Di komentar, grup, dan Messenger tidak ada kartu — linknya adalah pesannya, dan URL ber-UTM memakan tiga baris di layar ponsel.
Enam penempatan, dan apa yang berubah di masing-masing saat link pendek dan dilacak terpisah.
Kartu yang bekerja paling keras di sini. Begitu pratinjau muncul, teks linknya jadi opsional — justru karena itu kartunya layak dikendalikan.
Bisa diklik, tapi kolomnya sempit. Link pendek bernama tetap terbaca, sementara URL panjang terpotong.
Aturannya berbeda tiap grup dan postingan sering disetujui manual. Dengan satu link per grup, terlihat grup mana yang benar-benar mengirim orang.
Link yang bertahan berbulan-bulan. Saat tujuannya berubah, arahkan ulang dari dasbor alih-alih mengedit Halaman.
Ditempel di obrolan lalu diteruskan. Kalau linknya sendiri tidak menghitung, klik itu tidak pernah muncul di statistik Halaman.
Boost mempromosikan link yang sudah ada di dalam postingan. Beri tag sebelum di-boost supaya klik berbayar terpisah dari yang organik.
Bukan satu angka gabungan. Setiap klik dicatat lengkap dengan asalnya, perangkatnya, dan browsernya.
Facebook membuka link di browser dalam aplikasinya sendiri, bukan Chrome atau Safari — itu sebabnya sesi in-app muncul sebagai baris tersendiri. Permintaan dari bot pratinjau Facebook dan dari rentang IP Meta disaring sebelum klik dicatat.
Memendekkan itu bagian gampangnya. Ini yang dibutuhkan setelah postingan tayang dan mulai dibagikan.
linx.ly/shop, linx.ly/launch, linx.ly/grup — terbaca di komentar dan bisa diketik ulang dari tangkapan layar.
Atur gambar, judul, dan deskripsi yang ditampilkan Facebook di kartu, per link, tanpa menyentuh tag halaman tujuan.
Arahkan link yang sama ke tempat lain tanpa mengedit postingan, tanpa mengubah tombol Halaman, dan tanpa minta orang membagikan ulang.
Beri satu link utm_medium=group dan satunya utm_medium=post, lalu baca keduanya terpisah di analitik Anda.
Beri tanggal berakhir pada promo dan arahkan klik yang telat ke halaman yang masih masuk akal, bukan halaman mati.
Setiap link otomatis menghasilkan kode QR — untuk layar acara, selebaran, atau kemasan yang mengarah ke kampanye yang sama.
Empat langkah dari URL panjang ke link yang melapor balik.
Halaman produk, formulir, atau artikel yang ingin Anda tuju. Panjangnya tidak masalah.
Beri nama sesuai kampanye atau penempatan: linx.ly/launch. Tambahkan tag UTM di sini kalau ingin memisahkan grup dari feed.
Gambar, judul, dan deskripsi. Inilah yang tampil di postingan, jadi satu menit tambahan itu sepadan.
Feed, komentar, grup, tombol Halaman, atau Messenger. Lalu klik dari waktu ke waktu, negara, perangkat, browser, referrer, dan pemindaian QR.
bit.ly adalah link yang paling dikenali orang. Cocok atau tidaknya untuk Facebook bergantung pada apa yang Anda dapat setelah klik: akhiran yang Anda pilih sendiri, kartu pratinjau yang Anda kendalikan, tujuan yang bisa diubah, dan laporan yang bisa dipisah per penempatan.