Podcast itu satu-satunya hal yang kamu buat tapi tidak bisa dinikmati di tempat orang menemukan kamu. Mereka dengar soal acaranya di Instagram, TikTok, atau X, lalu harus keluar dari aplikasi itu, buka aplikasi lain, dan mengetik nama acaranya di kolom pencarian yang juga akan menawarkan empat acara lain.
Aplikasi mana yang mereka buka bukan keputusan kamu. Keputusan itu diambil bertahun-tahun lalu, waktu mereka memilih satu pemutar podcast dan mengumpulkan semua langganan di sana. Tugas kamu bukan memindahkan mereka ke aplikasi lain. Tugas kamu membuat aplikasi yang sudah mereka pakai cuma berjarak satu ketukan.
Cuma link Spotify: keputusan yang tidak kamu sadari
Kebanyakan bio podcast cuma punya satu link, dan link itu mengarah ke platform yang terakhir dilihat pemiliknya. Biasanya Spotify, karena dasbornya ada di sana.
Buat orang yang sudah pakai Spotify, link itu sempurna. Buat orang yang Apple Podcasts-nya nangkring di layar depan, itu jalan buntu berbentuk tombol hijau. Orang itu tidak akan menginstal aplikasi podcast kedua demi kamu. Dia akan mencari manual, yang jarang dilakukan orang, atau menutup tab dan lanjut ke urusannya.
Tidak ada platform yang benar untuk dipilih di sini. Halamannya bekerja justru karena tidak ada yang harus meninggalkan aplikasi yang sudah dia punya.
Isi halaman link podcast
Sebelum bikin apa pun, buka dasbor hosting kamu dan lihat pembagian platform selama 90 hari terakhir. Di kebanyakan acara, tiga platform membawa hampir semuanya dan sisanya cuma angka pembulatan. Taruh tiga itu di atas, lalu berhenti. Halaman dengan sebelas tombol memaksa pendengar mengerjakan hal yang seharusnya diselesaikan halaman itu untuk dia.
Halaman yang bekerja biasanya dibaca dengan urutan begini:
- Tombol berlangganan untuk platform yang benar-benar muncul di angka kamu. Di kebanyakan acara, Apple Podcasts dan Spotify dulu, lalu YouTube kalau kamu memang mengunggah video.
- Episode terbaru dengan link langsung, karena pendengar baru mau dengar satu episode sebelum berlangganan apa pun.
- Link ke halaman pendaftaran newsletter atau komunitas kamu. Ini satu-satunya tujuan di halaman itu yang benar-benar milik kamu.
- Dukungan, jualan merch, atau link ke formulir pengajuan bintang tamu, tergantung kebutuhan acara bulan ini.
Ubah urutan kartunya setiap kali acaranya berubah. Ini alasan halaman link bio layak disiapkan: URL di profil kamu tidak pernah berubah, jadi kamu tidak perlu menyentuh profil lagi untuk mempromosikan musim baru.
Link Apple Podcasts dan Spotify sama-sama terbuka langsung di aplikasinya kalau aplikasi itu terpasang di ponsel. Jadi kamu tidak perlu mendeteksi apa pun atau bertanya pendengar pakai aplikasi apa. Cukup tampilkan dua tombolnya, orang akan menekan logo yang dia kenal.
Beri setiap platform link sendiri supaya halamannya bisa memberi tahu sesuatu
Halaman bio menunjukkan berapa orang yang klik. Halaman itu tidak menunjukkan tombol mana yang mereka tekan, dan justru itu angka yang berguna.
Caranya: arahkan setiap kartu ke link pendeknya sendiri, bukan ke URL mentah platform. Buat satu pemendek link untuk masing-masing: linx.ly/acara-apple, linx.ly/acara-spotify, linx.ly/acara-yt. Lalu pakai link itu sebagai tujuan kartu. Masing-masing menyimpan hitungannya sendiri.
Misalnya halaman kamu dapat 300 ketukan dalam sebulan dengan pembagian 180 Apple, 90 Spotify, 30 YouTube. Angka itu mengubah tiga hal yang selama ini kamu tebak: platform mana yang disebut duluan waktu promosi episode, di mana kamu minta ulasan, dan apakah versi video di YouTube sepadan dengan waktu editingnya. Pelacakan klik juga memberi negara dan perangkat untuk setiap ketukan, dan dari situ biasanya kamu tahu sepertiga trafik datang dari negara yang tidak pernah kamu sebut.
Analitik hosting tidak bisa menjawab ini. Dia melihat pemutaran setelah semuanya terjadi, bukan pilihan yang diambil di pintu masuk.
Bangun satu halaman untuk semua platform podcast
Mulai uji coba gratis 7 hari. Batalkan kapan saja.
MulaiMembagikan satu episode tanpa merusaknya
Halaman itu untuk acaranya. Episode satuan butuh hal lain, karena URL episode dari platform hosting biasanya lebih dari 90 karakter, berakhir dengan ID angka, dan langsung terpotong begitu ditempel di grup chat.
Link pendek dengan slug yang mudah dibaca menyelesaikan itu, plus satu hal yang lebih penting. linx.ly/ep42 bisa diarahkan ulang nanti. Acara pindah hosting, mengunggah ulang episode, mengganti file audio yang cacat, atau memindahkan episode lama ke feed anggota. Setiap perubahan itu merusak URL yang sudah kamu sebar. Kalau linknya milik kamu, dia tidak rusak, karena tujuannya kamu ubah sendiri.
Kalau kamu mempromosikan episode yang sama di beberapa tempat sekaligus, tambahkan parameter UTM ke tujuannya supaya klik dari newsletter tidak tercampur dengan klik dari Instagram Story di laporan.
Link yang diucapkan keras-keras
Podcast adalah satu-satunya kanal yang audiensnya tidak punya layar di depan mata. Suatu saat kamu akan membacakan URL ke mikrofon, dan linx.ly/namaacara selamat melewati itu. URL hosting yang berakhir dengan deretan angka tidak.
Link yang sama berubah jadi QR code untuk hal-hal yang terjadi di satu ruangan: rekaman live, tanda pengenal konferensi, belakang kartu nama, meja merch. Pemindaian masuk ke laporan yang sama dengan ketukan, jadi acara offline tidak lagi jadi sesuatu yang cuma kamu harapkan berhasil. Tulisan tentang melacak pemindaian QR code menjelaskan bentuk datanya.
Ke mana link itu ditempel
Kamu bangun satu halaman, lalu tempel di semua tempat acaranya disebut:
- Instagram memberi satu kolom bio, jadi halamannya masuk ke sana. Kalau kamu juga mau acaranya disebut di teks bio, cara menambahkan beberapa link di bio Instagram membahas penempatannya.
- X punya kolom Website yang tidak memotong 160 karakter kamu. Link di bio X menjelaskan ketiga tempatnya.
- TikTok menerima satu link bio, dan potongan episode adalah format yang paling jauh menyebar di sana.
- YouTube mengizinkan link di banner channel dan di setiap deskripsi, jadi halamannya masuk ke baris pertama template deskripsi kamu.
- Tanda tangan email dan footer newsletter cukup disiapkan sekali, lalu terus mengumpulkan klik bertahun-tahun.
Jangan taruh URL feed RSS sebagai tombol utama di halaman. Buat orang yang tidak tahu harus diapakan, itu terlihat seperti link rusak, dan yang menekannya akan menemukan dinding XML. Simpan sebagai kartu paling bawah dengan nama yang jelas, atau biarkan saja di halaman hosting kamu.
Cara menyiapkannya
- Daftar di Linxly dan mulai uji coba gratis 7 hari.
- Cek pembagian platform di dasbor hosting, lalu isi halaman hanya dengan platform yang muncul di sana.
- Atur slug jadi
linx.ly/namaacarasupaya cocok dengan nama yang orang dengar di episode. - Buat link pendek terpisah untuk setiap tombol berlangganan dan pakai link itu sebagai tujuan kartu.
- Tempel URL halaman ke semua profil, baca angka per platform setelah dua minggu, lalu naikkan pemenangnya ke atas.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa saja isi link bio podcast?
Tombol berlangganan untuk dua atau tiga platform yang benar-benar muncul di dasbor hosting, episode terbaru, dan satu kartu yang mengarah ke aset milik kamu sendiri, biasanya halaman pendaftaran newsletter. Apa pun setelah empat atau lima kartu cuma mengurangi ketukan di kartu pertama. Tulisan contoh link in bio terbaik punya beberapa layout yang layak ditiru.
Bagaimana bikin satu link untuk Spotify dan Apple Podcasts?
Taruh keduanya di satu halaman bio sebagai tombol terpisah, lalu bagikan URL halaman itu. Link tiap platform terbuka di aplikasinya masing-masing kalau pendengar sudah menginstalnya, jadi dia cuma perlu menekan logo yang dia kenal, bukan mencari acaranya.
Bisa tahu aplikasi podcast apa yang dipakai pendengar?
Tidak bisa dari halaman bio saja, karena halaman itu menghitung total klik. Arahkan setiap tombol berlangganan ke link pendeknya sendiri, dan tiap platform akan punya hitungan terpisah, lengkap dengan negara dan perangkat tiap ketukan.
Perlu website untuk podcast?
Tidak perlu untuk ditemukan atau mendapat langganan. Halaman link sudah mencakup langganan, episode terbaru, dan newsletter, yang memang sebagian besar pekerjaan website sebuah acara di tahun pertama. Bangun website kalau sudah ada yang tidak muat di halaman, misalnya transkrip atau arsip yang bisa dicari.
Cara terbaik membagikan satu episode?
Link pendek dengan slug yang mudah dibaca, diarahkan ke episodenya. Muat di caption, terbaca benar waktu di-screenshot, dan bisa diarahkan ulang kalau kamu pindah hosting atau mengunggah ulang filenya.
Kalau cuma punya satu kolom, linknya ke Apple Podcasts atau Spotify?
Tidak keduanya. Kolom itu untuk halamannya, dan halaman itulah yang menjaga dua platform tetap berjarak satu ketukan. Mengirim semua orang ke satu pemutar berarti menyerahkan pekerjaan mencari ke separuh audiens kamu.
Ringkasnya
Pendengar kamu sudah terikat ke satu aplikasi podcast, dan bio yang cuma menautkan satu platform diam-diam meminta kerja tambahan dari sisanya. Bangun satu halaman dengan satu tombol per platform, beri tiap tombol link pendek sendiri supaya kamu tahu aplikasi mana yang dibuka, pakai link pendek yang mudah dibaca untuk episode satuan, dan simpan QR code halaman yang sama untuk apa pun yang terjadi secara langsung.